Chapter 1: Prolog untuk Bintang Kecil Ayah

Bintang…

Ayah memutuskan untuk menuliskan banyak hal untuk Bintang. Rasanya Ayah sudah berkeliling hampir keseluruh bagian negeri ini, merasakan pengalaman manis dan pahit tiap tapakan kaki Ayah… ayah ingin membagikannya, tidak ingin apa yang pernah Ayah rasakan kelak hilang tak berbekas… Terlalu banyak pengalaman yang begitu berharga sayang… Agar Bintang bisa tahu dan belajar banyak dari pengalaman-pengalaman Ayah… Mungkin dari ini semua kelak bisa menjadi bekal untuk Bintang… Ayah tidak bisa membayangkan seperti apa negeri atau dunia di masa Bintang nanti… Ketika kuliah dulu di tahun 2007, Seorang Profesor dari Teknik Industri ITB, Prof. I Gede Raka, pernah mengilustrasikan sebuah grafik yang acak untuk menggambarkan dinamika dunia di masa depan… Sayang, saat Ayah tuliskan ini, dunia sudah berjalan begitu acak…

Bintang kecil ayah…

Tak banyak yang bisa Ayah wariskan sayang… Mungkin tulisan-tulisan ini lah yang menjadi warisan terbesar untuk Bintang, selain tumpukan buku-buku Ayah yang akan menua… Bacalah sayang… Tidak ada yang lebih berharga daripada meluangkan waktu untuk membaca… Sudah semakin banyak orang yang sibuk dengan teknologi tapi justru lupa untuk membaca buku, tempat triliunan informasi pengetahuan yang membangun teknologi itu sendiri… Bacalah… Begitulah Islam juga mengajarkan kita: Iqra…

Bintang…

Ayah percaya suatu saat Bintang akan mulai memahami tulisan-tulisan Ayah… Ambilah yang bermanfaat, tinggalkan jika tidak… Ayah menuliskan ini di atas ketinggian lebih dari 3000 feet, didalam pesawat Lion Air JT905 dari Denpasar menuju Bandung… Inilah maskapai yang penuh masalah… Tapi yasudahlah… Sedikit ayah sempatkan untuk mengambil fotonya… Suatu saat Ayah yakin bukan hanya negeri ini tapi Bintang bisa menjelajahi banyak negara… Ayah berdoa semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan pada Ayah, kelak bisa menerima foto indahnya langit pertama Bintang dari jendela pesawat… Ini salah satu hobi Ayah ketika didalam pesawat: aerophotography…

Tetaplah tersenyum sayang… Tetaplah jadi orang baik, sesuatu yang akan semakin langkah kelak…

Dari JT905, 15.35 WITA

Saturday, 10 November 2018

Ayah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *